Uncategorized

Menggugat Makna ‘Kampungan’

 Saya berada ribuan mil dari keriuhan kota. Perlu waktu 7 jam mobil mendaki dari kabupaten menuju tempat ini jika jalanan licin berlumpur, waktu yang cukup untuk cerita cinta satu pihak antara tanah dan roda, yang satu membenamkan ban tak boleh pergi yang satu berusaha berputar untuk pergi. Naas memang. Mobil ini menuju; kampung, desa, pelosok,… Continue reading Menggugat Makna ‘Kampungan’

Soliloquy · Thought

Randomize

Hey.. are physical things source of pleasure? Because of those easy to digest with senses then people put it in priority place? The confidence come from  branded stuff that stick on body, money plays it role perfectly, we can find someone mocking because of skin or hair or appearance. Invisible consensus made standard as if… Continue reading Randomize

Thought

Donor Mata

Bulan lalu indera pendengaranku di off kan sementara (selama empat hari lebih tepatnya). Telinga yang berfungsi hanya sebelah¬†karena pasangannya ditutup kapas dan perban. Rasanya mual dan tidak nyaman karna suara yang masuk kecil ditambah lagi orang-orang juga jadi lebay kalau ngomong pake teriak. Itu baru indera pendengaran dan baru sebelah tapi rasanya sudah tidak enak… Continue reading Donor Mata

Soliloquy · Thought

Ah mencari pelarian itu namanya!

“Ah mencari pelarian itu namanya!” “Apa salahnya? Setidaknya aku lari karna kesadaran ada yang tidak tepat. Bukannya diam.” “Tidak tepat? Atau jenuh? Atau mungkin keduanya? Jenuh hingga titik.Seperti titik jenuh larutan ketika partikel yang ditambahkan sudah tidak diterima untuk melarut hingga terpisah satu sama lain” “Apa bisa dibilang jenuh terbagi dua? Jenuh koma dan jenuh titik. Jenuh koma artinya… Continue reading Ah mencari pelarian itu namanya!

Cerita · Thought

Ada Kami dalam Surabaya (Part I)

Sebenarnya kita siapa? Dan begitu seringnya berganti peran terkadang menjadikan diri terfragmen menjadi beberapa bagian. Pecahan peran sering kali campur aduk dengan peran lain. Hidup yang tanpa koma dan menuntut kita memenuhi tanggungjawab dengan peran yang kita pilih kadang membuat kita lupa, siapa kita, apa saat ini sudah nyaman dengan menunjukkan diri sendiri? Apa yang… Continue reading Ada Kami dalam Surabaya (Part I)

Islam · Puisi

Tahajudku dan Dhuhurku

oleh Agus Mustofa dalam buku Tahajud Siang Hari Dhuhur Malam Hari Allah, Tuhanku Kadang aku berpikir apa beda shalat Tahajudku & Dhuhaku Apa pula beda sholat Isya & Dhuhurku… ¬† Aku memulai keduanya dengan Takbir membesarkan Asma-Mu Aku membaca al-Fathihah untuk memuji dan mohon petunjukMu Aku Ruku’ dan sujud mengagungkan dan meninggikanMu Aku bershalawat kepada… Continue reading Tahajudku dan Dhuhurku